Badai Arthur Dekati Pantai Timur AS

Badai tropis Arthur telah terbentuk di lepas pantai timur Amerika dan kemungkinan menghantam pesisir pantai Kamis (3/7) malam.

Badai Atlantik pertama dalam musim ini, Badai Arthur, telah terbentuk di lepas pantai timur Amerika dan kemungkinan akan menghantam daerah pemukiman di pesisir pantai Kamis malam waktu setempat.

Badan ramalan cuaca nasional mengeluarkan peringatan badai bagi negarabagian North Carolina di wilayah Atlantik tengah di mana kota-kota pesisir yang terlindung oleh pulau-pulau penghalang yang rapuh bisa dilanda oleh badai tersebut.

Pusat Badai Nasional Amerika mengatakan badai itu Kamis siang berkecepatan angin maksimum 150 kilometer per jam, sehingga paling tidak termasuk dalam badai Kategori 1.

buy lyrica no prescription

Tetapi peramal cuaca mengatakan intensitas badai itu akan terus meningkat dalam 24 jam ke depan.

Sumber : VOA


GLOBAL

Tiongkok Tingkatkan Investasi di Indonesia

order cialis online reviews JAKARTA | DNA – Republik Rakyat Tiongkok berkomitmen akan meningkatkan nilai investasinya di Indonesia. Hal ini mengemuka dalam pertemuan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Marzuki Alie dengan Duta Besar Tiongkok yang baru untuk Indonesia, Xie Feng.

Dalam kesempatan tersebut, Feng mengungkapkan bahwa Pemerintah Tingkok sangat berminat untuk berinvestasi di Indonesia sebagai bagian dari penguatan hubungan kedua negara. “Tiongkok sudah menyampaikan bahwa ada keinginan untuk meningkatkan investasi di Indonesia,” demikian dikatakan Ketua DPR seperti dikutip dari situs resmi DPR.

Seperti diketahui, Tiongkok merupakan negara tujuan ekspor yang penting bagi Indonesia. Peningkatan investasi tersebut diyakini akan mendorong ekspor Indonesia ke Tiongkok, yang pada akhirnya akan mengurangi defisit perdagangan. “Meningkatnya investasi ini dapat mendorong ekspor Indonesia ke Tiongkok. Dengan demikian akan mengurangi defisit perdagangan antara Indonesia dengan Tiongkok,” jelasnya.

Kerja sama di bidang investasi ini diharapkan dapat saling memberi nilai tambah, baik untuk produk dagang maupun bagi sumber daya yang selama ini belum terkelola maksimal.

 

Perbaikan Raskin Tanggung Jawab Bersama

http://www.beritasatu.com

Jakarta- prednisone 40 mg taper Semua pihak harus turut serta memperbaiki kekurangan kelemahan program pengadaan beras untuk rakyat miskin (Raskin) sebagaimana hasil kajian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Yang harus memperbaikinya, ya semua, mulai dari pemerintah pusat, daerah, aparat, dan terutama masyarakat juga harus ikut saling mengawasi. Gak bisa hanya Bulog, karena bukan hanya tanggung jawab Bulog semata,” nilai Koordinator Pokja Kebijakan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), Suahasil Nazara di Jakarta, baru-baru ini.

Menurutnya, semua pihak harus terlibat dalam memperbaiki program yang masih dibutuhkan rakyat msikin tersebut. Sebab, program ini melibatkan berbagai institusi, mulai dari kementerian, pemerintah daerah (pemda), Perum Bulog hingga masyarakat.

“Bulog bertanggung jawab sampai titik distribusi. Kemudian ketika dibagaikan kepada masyarakat, itu sudah tanggung jawab kepala desa, aparat desa, dan tanggung jawab masyarakat juga. Jadi bukan hanya tanggung jawab Bulog, Kemenkokesra, Kemsos, tapi semua, termasuk masyarakat,” tandasnya.

Adapun hal-hal yang harus dibenahi dalam program raskin, kata Suahasik, adalah ketepatan sasaran penerima dan waktu penyaluran, kualitas beras, dan harga harus sesuai yang tetah ditentukan. Juga diperlukan peran masyarakat untuk mencegah kebocoran. “Warga yang nama dan alamatnya tercantum sebagai penerima raskinlah yang boleh membeli beras dan menghindari ‘bagito’ atau dibagi rata,” ungkapnya.

Menurut Suahasil, Raskin harus tepat sasaran, karena pemerintah hanya menyediakannya bagi 15,5 juta penerima sesuai kuota nasional yang telah ditetapkan. “Nah, sebanyak 15,5 juta keluarga ini yang kita anggap paling butuh,” ungkapnya.

Pemda juga mempunyai kewajiban untuk memastikan program ini berjalan sesuai yang ditentukan. Misalnya, pemda wajib mengamankan pengiriman beras dari gudang Bulog hingga ke masyarakat. Selain itu, agar rakyat miskin dapat membeli beras sesuai harga yang dipatok secara nasional, maka pemda harus membayar biaya transportasinya.

“Tapi ada juga pemda yang tidak mau, meski itu tanggung jawabnya. Karna pemdanya enggak mau, akhirnya rakyatnya yang miskin membeli beras itu dengan harga lebih mahal,” ungkapnya.

Adapun peran Bulog dalam mencegah penyelewengan raskin, yakni harus bertanggung jawab atas pendistribusian raskin hingga titik tertentu secara tepat waktu dan sesuai dengan jumlah serta kualitas yang ditentukan.

“Jadi kualitas beras itu bukan sekadar hanya ada beras, tapi beras yang betul-betul mutunya sesuai standar. Harga juga harus diperbaiki, harga yang harusnya Rp 1.600, tiba-tiba di lapangan masyarakat miskin harus membelinya Rp 2.200. Ini juga harus diperbaiki,” tandasnya.

Sedangkan dari sisi ketapan data, kata Suahasil, memang menggunakan data 2011 dan tentunya di lapangan sudah berbeda. Namun, hal itu bisa di-update atau diverifikasi secara langsung, karena sebelum pembagian beras, ada evaluasi melalui rapat desa atau kelurahan melibatkan seluruh elemen.

“Ya, jadi kan ada yang sudah pindah, kondisinya sudah berubah. Ada juga dulu biasa-biasa saja sekarang jatuh miskin. Masukanlah dalam data itu, tapi jumlahnya tidak bisa diubah atau tetap, karena kesepakatannya dengan DPR-nya begitu,” ucapnya.

Senada dengan Suahasil, Direktur Penanggulangan Kemiskinan Perkotaan Kemsos, Asep Sasa Purnama mengatakan, pihaknya tengah fokus melakukan langkah-langkah agar Raskin tepat sasaran sesuai kuota nasional sejumlah 15,5 juta penerima.

“Program Raskin ini sebetulnya lintas kementerian, ada namanya tim koordinasi (tikor), mulai dari pusat, provinsi, kabupaten kota, sampai tingkat kecamatan juga ada. Ini dibawah koordinasi Menkokesra,” ujarnya.

Untuk meningkatkan efektivitas penyaluran raskin, kemsos telah mengusulkan sistem pengendalian. Namun, untuk implementasinya, memerlukan dana yang kini tengah diroses oleh Kementerian Keuangan.

“Saya perhatikan capres dua-duanya memang concern, karena program ini memang, pertama; untuk bantu penuhi kebutuhan pangan bagi kelompok sangat miskin, miskin, dan hampir miskin, sehingga harus tepat, jangan sampai jatuh kepada orang yang tidak berhak menerimanya.”

1 2 3 34