PT. BestProfit Futures

Bestprofit FuturesPT. BestProfit Futures –  PT. Bestprofit Futures berbisnis dengan spesifikasi layanan transaksi Sistem Perdagangan Alternatif di Bursa Berjangka Jakarta yang telah dibuktikan dengan beroperasinya PT. Bursa Berjangka Jakarta dan PT. (Persero) Kliring Berjangka Indonesia lebih dari 8 tahun yang mana PT. Bestprofit Futures merupakan salah satu pialang yang aktif terus bertransaksi di produk finansial, dan berdasarkan perkembangan industri berjangka di tanah air dan juga permintaan dari beberapa nasabah, maka manajemen mulai memikirkan untuk mulai ikut berpartisipasi dalam memasyarakatkan produk – produk komoditi primer melalui Bursa Berjangka Jakarta dengan tetap terus ikut serta dalam transaksi produk –produk finansial.

Legalitas PT. BestProfit Futures

  1. Akta perubahan Perseroan Terbatas dari PT. Millenium Arthapala Futures menjadi PT. Bestprofit Futures, Nomor 1, tanggal 4 Maret 2008, oleh Notaris Iwan Suhardi, S.H. MH.
  2. Persetujuan BAPPEBTI tentang perubahan nama PT. Millenium Arthapala Futures menjadi PT. Bestprofit Futures, Nomor 32/BAPPEBTI/PNA-PP/5/2008
  3. Pengesahan Departemen Kehakiman dan HAM : AHU-18830 A.H.01.2.TH.2008 Continue reading

Pound Tertekan oleh Lemahnya Data Ekonomi Inggris

Pound turun untuk hari ketiga terhadap dolar, penurunan terpanjang dalam hampir tiga minggu, setelah laporan menunjukkan penjualan ritel Inggris pada bulan September turun dari perkiraan ekonom.

Sterling turun terhadap sebagian besar pasangan utama setelah Kantor Statistik Nasional mengatakan volume penjualan Inggris termasuk bahan bakar otomotif turun 0,3% dari bulan Agustus. Analis memperkirakan penurunan 0,1%, menurut estimasi rata-rata dalam survei Bloomberg News. Obligasi pemerintah Inggris sedikit berubah setelah pembuat kebijakan Bank of England, Ben Broadbent mengatakan bahwa bank sentral akan menaikkan suku bunga ketika “headwinds” perekonomian mereda.

Pound tergelincir 0,3% menjadi $ 1,6009 pada pukul 10 pagi waktu London. Penurunan tiga hari adalah jangka terpanjang sejak 3 Oktober yang lalu. Sterling melemah 0,4% menjadi 79,09 pence per euro, menghentikan kenaikan lima hari.

Yield emas dengan tenor 10-tahun berada di 2,21%. Harga dari 2,75% obligasi yang jatuh tempo pada September 2024 berada di 104,77% dari nilai nominalnya. Suku bunga turun menjadi 1,92% pada 15 Oktober, level terendah sejak 31 Mei 2013.(frk)

Sumber : Bloomberg


COMMODITY
Sumber : bpfnews.com

Emas Tertekan oleh Pertumbuhan Ekonomi & Penurunan Permintaan ETP

Emas melemah untuk hari kedua di London setelah tanda-tanda pertumbuhan ekonomi di China dan Eropa menahan permintaan untuk logam mulia.

Purchasing Managers Index (PMI) untuk industri manufaktur di kawasan euro naik menjadi 50,7 pada bulan Oktober dari 50,3, Markit Economics yang berbasis di London mengatakan hari ini. Laporan lain menunjukkan penguatan aktivitas pabrikan China. Kepemilikan ETP berbasis emas turun 0,6% minggu ini, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg.

Emas untuk pengiriman segera turun 0,2% menjadi $ 1,239.16 per ons pada pukul 11:20 siang di London, menurut Bloomberg generic pricing. Harga emas turun 0,6% kemarin.

Emas berjangka untuk pengiriman Desember tergelincir 0,5% menjadi $ 1,239.10 per ons di bursa Comex New York.(frk)

Sumber : Bloomberg


COMMODITY
Sumber : bpfnews.com

Manufaktur China Melambat, Bursa Saham Hong Kong Ditutup Melemah 0.3%

Bursa Saham Hong Kong ditutup melemah pada hari Kamis ini diikuti oleh bursa regional, akan tetapi penurunan ditekan oleh kenaikan tipis pada aktivitas manufaktur China.

Indeks Hang Seng ditutup melemah 0.3% di level 23,333.18 poin. Indeks China Enterprises sepanjang hari perdagangan flat dan ditutup menguat tipis 0.1%.

Para analis menyatakan bahwa kenaikan cepat pada aktivitas manufaktur China berdasar survey swasta telah membatasi penjualan saham di Bursa Hong Kong. Angka pembacaan awal PMI (purchasing manager index) manufaktur dari HSBC/Markit naik ke level 3 bulan tertingginya di angka 50.4 dari angka pembacaan akhir 50.2 pada September lalu.

Saham telekomunikasi mencatat penurunan tajam, akan tetapi saham perusahaan kereta api mengimbangi pelemahan bursa.

Saham China CNR Corp Ltd melonjak 3.2% dan CSR Corp Ltd menguat 1.5%. (bgs)

Sumber : Reuters

MARKET
Sumber : bpfnews.com