PT. bpfcomit Futures

bpfcomit FuturesPT. bpfcomit Futures –  PT. bpfcomit Futures berbisnis dengan spesifikasi layanan transaksi Sistem Perdagangan Alternatif di Bursa Berjangka Jakarta yang telah dibuktikan dengan beroperasinya PT. Bursa Berjangka Jakarta dan PT. (Persero) Kliring Berjangka Indonesia lebih dari 8 tahun yang mana PT. bpfcomit Futures merupakan salah satu pialang yang aktif terus bertransaksi di produk finansial, dan berdasarkan perkembangan industri berjangka di tanah air dan juga permintaan dari beberapa nasabah, maka manajemen mulai memikirkan untuk mulai ikut berpartisipasi dalam memasyarakatkan produk – produk komoditi primer melalui Bursa Berjangka Jakarta dengan tetap terus ikut serta dalam transaksi produk –produk finansial.

Legalitas PT. bpfcomit Futures

  1. Akta perubahan Perseroan Terbatas dari PT. Millenium Arthapala Futures menjadi PT. bpfcomit Futures, Nomor 1, tanggal 4 Maret 2008, oleh Notaris Iwan Suhardi, S.H. MH.
  2. Persetujuan BAPPEBTI tentang perubahan nama PT. Millenium Arthapala Futures menjadi PT. bpfcomit Futures, Nomor 32/BAPPEBTI/PNA-PP/5/2008
  3. Pengesahan Departemen Kehakiman dan HAM : AHU-18830 A.H.01.2.TH.2008 » Read more

Meredanya Selloff Dalam Produsen Obat Menyeret Turun Bursa AS

Aksi jual dalam produsen obat menyeret saham AS lebih rendah, sebuah guncangan bagi pasar yang telah dalam pola bertahan sebelum pidato dari Ketua Janet Yellen Federal Reserve pada hari Jumat yang dapat memberikan petunjuk tentang kapan harus mengharapkan biaya pinjaman yang lebih tinggi.

Indeks S&P 500 turun 0,5 persen menjadi 2,175.64 pada pukul 16:00 sore di New York, ke dua minggu terendah. Indeks Nasdaq Composite turun 0,8 persen, penurunan terbesar dalam tiga minggu terakhir.

Saham perawatan kesehatan di S&P 500 mengalami penurunan terbesar dalam dua bulan, karena Allergan Plc dan Biogen Inc. kehilangan lebih dari 2,7 persen, sementara Merck & Co. turun 1,3 persen. Saham material jatuh terhadap penurunan harga logam, dengan penambang tembaga Freeport-McMoRan Inc jatuh 7,4 persen, yang terbesar dalam sebulan.

Komentar hawkish dari pejabat The Fed pekan lalu, harga saham yang tinggi dan data yang bersemangat dikombinasikan untuk mengekang reli yang mendorong S&P 500 menuju rekor baru dalam bulan ini di tengah pendapatan yang lebih baik dari perkiraan. Laporan hari ini menunjukkan penjualan rumah tangan kedua pada bulan lalu turun melebihi perkiraan dari level tertinggi sembilan tahun. Indeks ekuitas utama menguat 19 persen sejak mencapai 22-bulan terendah pada bulan Februari, dan diperdagangkan di dekat valuasi tertinggi dalam lebih dari satu dekade, berdasarkan perkiraan pendapatan.(frk)

Sumber: Bloomberg

PT Bestprofit Futures – MARKET
Sumber : bpfnews.com

Hong Kong Shares Suffer Biggest Fall in 3 Weeks (review)

Hong Kong stocks posted their biggest one-day decline in three weeks on Wednesday, as Asian markets fell on profit-taking after strong U.S. housing data overnight was seen as increasing the chances of an interest rate hike in coming months.

The Hang Seng index fell 0.8 percent, to 22,820.78, while the China Enterprises Index also lost 0.8 percent, to 9,507.09 points.

The market hit nine-month highs last week as yield-seeking investors ploughed money into relatively cheap Hong Kong shares, but the rally is taking a pause this week as investors await a speech by Fed Chair Janet Yellen on Friday, hoping for more clues on policy.

Nearly all sectors fell, with financials and property stocks leading the decline.

Source : Reuters

PT Bestprofit Futures – MARKET
Sumber : bpfnews.com

6.8-Magnitude Earthquake Shakes Myanmar

A strong earthquake shook north-central Myanmar Wednesday, killing at least three people and damaging around 60 ancient Buddhist pagodas.

Two of the dead were girls ages 7 and 15.

Tremors of the 6.8-magnitude quake, according to the U.S. Geological Survey, were felt in the Thai capital, Bangkok and Kolkata in India – each around 1,000 kilometers away.

The quake’s epicenter was near the town of Chauk on the Irrawaddy River, at a depth of about 84 kilometers. Deep earthquakes generally cause less surface damage.

Although earthquakes are fairly common in Myanmar, which is also known as Burma, the Southeast Asian country has not had a deadly one since a 6.8-magnitude quake in November 2012 killed nearly 40 people.

A 6.9-magnitude earthquake hit Myanmar this April, but caused only minor damage and no casualties.

Source: voanews


PT Bestprofit Futures – GLOBAL

1 2 3 2,656