PT. BestProfit Futures

Bestprofit FuturesPT. BestProfit Futures –  PT. Bestprofit Futures berbisnis dengan spesifikasi layanan transaksi Sistem Perdagangan Alternatif di Bursa Berjangka Jakarta yang telah dibuktikan dengan beroperasinya PT. Bursa Berjangka Jakarta dan PT. (Persero) Kliring Berjangka Indonesia lebih dari 8 tahun yang mana PT. Bestprofit Futures merupakan salah satu pialang yang aktif terus bertransaksi di produk finansial, dan berdasarkan perkembangan industri berjangka di tanah air dan juga permintaan dari beberapa nasabah, maka manajemen mulai memikirkan untuk mulai ikut berpartisipasi dalam memasyarakatkan produk – produk komoditi primer melalui Bursa Berjangka Jakarta dengan tetap terus ikut serta dalam transaksi produk –produk finansial.

Legalitas PT. BestProfit Futures

  1. Akta perubahan Perseroan Terbatas dari PT. Millenium Arthapala Futures menjadi PT. Bestprofit Futures, Nomor 1, tanggal 4 Maret 2008, oleh Notaris Iwan Suhardi, S.H. MH.
  2. Persetujuan BAPPEBTI tentang perubahan nama PT. Millenium Arthapala Futures menjadi PT. Bestprofit Futures, Nomor 32/BAPPEBTI/PNA-PP/5/2008
  3. Pengesahan Departemen Kehakiman dan HAM : AHU-18830 A.H.01.2.TH.2008 Continue reading

Klaim Pengangguran AS Turun, Dollar Catat Gain

Dollar memperpanjang gain terhadap yen setelah rata-rata empat pekan klaim pengangguran AS turun ke level terendahnya dalam 14 tahun terakhir.

Dollar AS menguat akibat Jeffrey Gundlach dari DoubleLine Capital LP dan Scott Mather dari Pacific Investment Management Co., 2 investor obligasi terbesar di dunia menyatakan bahwa mereka memperkirakan dollar memperpanjang reli tertingginya dalam 6 tahun terakhir. Sementara euro naik setelah rilis laporan menunjukkan manufaktur zona Eropa bulan ini secara mengejutkan naik. Sedangkan Dollar Selandia Baru turun setelah rilis laporan menunjukkan inflasi di negara Pasifik Selatan tersebut melambat.

Dollar catat gain 0.6% ke level 107.83 yen pukul 8:51 pagi waktu New York. Indeks Spot Dollar Bloomberg naik 0.1% ke level 1,068.52, telah mengalami kenaikan sebesar 4.8% sepanjang tahun 2014 ini, kenaikan tajam sejak 2008 silam.

Empat pekan rata-rata klaim pengangguran turun sebesar 281,000, level terendah sejak Mei 2000 lalu, dari angka sebelumnya yang sebesar 284,000, angka tersebut menurut rilis data hari ini dari Departemen Tenaga Kerja AS di Washington. Angka pembacaan sepekan hingga 18 Oktober lalu naik sebesar 17,000 menjadi 283,000, sesuai dengan perkiraan rata-rata dari 52 survei ekonom oleh Bloomberg. (bgs)

Sumber : Bloomberg


COMMODITY
Sumber : bpfnews.com

Saham Asia Menguat Memperpanjang Kenaikan Mingguan Pertama

Saham Asia menguat, mengirim indeks acuan regional memperpanjang kenaikan mingguan pertama dalam 7 pekan terakhir, setelah pendapatan AS melebihi perkiraan dan data mengisyaratkan pertumbuhan Eropa menguat.

Indeks MSCI Asia Pacific naik sebesar 0,5 persen ke level 137,72 pukul 09:01 pagi waktu Tokyo. Langkah ini menuju kenaikan mingguan sebesar 3 persen setelah memasuki koreksi pekan lalu.

Indeks Topix Jepang menguat sebesar 1,3 persen, ditetapkan untuk kenaikan mingguan terbesarnya sejak April 2013 lalu, setelah kemarin yen merosot sebesar 1 persen terhadap dolar. Indeks Kospi Korea Selatan dan Indeks Australia S &  P / ASX 200 naik sebesar 0,6 persen, sedangkan Indeks NZX 50 Selandia Baru menguat sebesar 0,9 persen. Pasar perdagangan di China dan Hong Kong belum dibuka.

Caterpillar, perusahaan produsen peralatan konstruksi terbesar, melonjak sebesar 5 persen setelah meningkatkan perkiraan laba setahun penuh di tengah penjualan yang lebih tinggi dari mesin konstruksi perusahaan di Amerika Utara. Laba 3M naik sebesar 4,4 persen seiring pembuat penjualan Post-it notes mendorong dalam semua bisnisnya. (knc)

Sumber : Bloomberg

MARKET
Sumber : bpfnews.com

Emas Menuju Penurunan Mingguan Seiring Menurunnya Permintaan Haven

Emas menuju penurunan mingguan setelah 2 hari menurun seiring rilis data ekonomi AS memperkuat alasan untuk pemulihan, membatasi permintaan haven. Sementara palladium naik, menetepkan untuk kenaikan mingguan.

Bullion untuk pengiriman segera diperdagangkan pada level $ 1,231.71 per ons pukul 8:37 pagi waktu Singapura dari level $ 1,231.84 kemarin, menurut harga dari Bloomberg. Bullion menguat sebesar 0,5 persen pekan ini setelah melemah ke level $ 1,226.43 kemarin, level terendahnya sejak 15 Oktober lalu. Penurunan bullion hari ini pada hari ketiga akan memperpanjang penurunan bulan ini.

Dalam 4 pekan rata-rata klaim pengangguran AS turun ke level terendahnya sejak Mei 2000 silam, sedangkan Indeks Consumer Comfort Bloomberg pada kondisi ekonomi naik pekan lalu, rilis data menunjukkan kemarin, dolar menguat. Aset di SPDR Gold Trust, produk yang diperdagangkan di bursa emas yang didukung terbesar, turun ke level terendahnya sejak November 2008.

Aset di SPDR Gold Trust turun menjadi 749,87 metrik ton pada 22 Oktober lalui, level terendahnya sejak November 2008 silam, menurut rilis data yang disurvei oleh Bloomberg. Indeks Spot Dollar Bloomberg, yang melacak mata uang terhadap 10 mata uang utama, menguat sebesar 0,6 persen pekan ini. (knc)

Sumber : Bloomberg


COMMODITY
Sumber : bpfnews.com